takdir buat armi

5:30 PM















"Takdir yang bisa diubah manusia itu enggak ada, kalaupun kita mikir kita sudah merubah takdir, sebenernya emang sudah ditakdirkan kita berbuat gitu,"




kata armi malam itu. saya setuju dengan konsep bahwa segalanya sudah ada yang mengatur, hanya jalan menuju takdir kita itu yang harus kita susuri dan cari sendiri. walau saya tidak setaat teman saya itu, saya percaya sama tuhan saya, tuhan kami.

tidak lain mengenai masa depan, mengenai pekerjaan, mengenai beloved ones, yang menjadi topik pembicaraan malam itu sampai lipa waktu. anehnya, kami selalu kontak di facebook dan sms tapi begitu bertemu sepertinya banyak sekali yang tumpah belum pernah diceritakan. komunikasi langsung memang ichiban!

dan sampailah pembicaraan kita pada takdir itu, yang mana sampai sekarang kami sedang menjalaninya, dengan sabar, diusahakan sabar, dan kadang dipaksakan sabar, diselingi sushi, es krim rasa kacang merah, nasi kebuli, smooties, dan lasagna.

"Aku udah berdoa sungguh-sungguh, mungkin usahanya yang kurang yah," armi bilang. Dan dalam hati saya berpikir, sepulang dari dakken malam itu, "usaha saya sudah sungguh-sungguh, doa saya yang kurang," pikir saya dalam hati. ah, mari.. mari.. kita praktekkan apa yang dibilang sama dokter meredith grey,


"and like a child, we never lose hope...."

You Might Also Like

12 comments

recent posts

Dear you,

Be a Creator, Today!

Be a Creator, Today!
Click at the Image to know how you can earn money from writing!

Google+ Followers

Subscribe